Diskusi Santai Bersama “Bintang Medsos” UMSurabaya

        Academia, Fenomena “Bintang Medsos” kini tidak asing lagi dipandang mata. Seperti yang telah kita ketahui di pelbagai media sosial seperti: Youtube, Instagram, Facebook, dan lain sebagainya, banyak bermunculan ide-ide inovatif, karya-karya kreatif, hingga cerita dibalik kesuksesan menjadi “Bintang Medsos” yang ditampilkan baik berupa video maupun teks. Tentu, fenomena tersebut sedikit banyak turut memberi inspirasi untuk terus berinovasi. Mahasiswa UMSurabaya khususnya. Untuk itu, pada Rabu, 11 April 2018 BAKA (Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni) UMSurabaya kembali mengadakan acara dengan tema “Bintang Medsos: Talkshow Kawula Muda” di Gedung G Inspire Lantai Dasar UMSurabaya . Acara yang dimulai pukul 19.00 tersebut dibuka oleh Bapak Junaidi Fery Effendi sebagai pengantar diskusi dengan beberapa penampilan dari mahasiswa.

Acara yang dimoderatori oleh Ayunda Titis Suryanti tersebut menghadirkan 3 Bintang Medsos yang masih berstatus sebagai mahasiswa aktif di UMSurabaya. Bintang medsos yang pertama yaitu Muhsin Uhuy , mahasiswa semester 4 Perbankan Syariah ini memulai karirnya dengan meminjam HP dari temannya untuk sekadar membuat video. Meskipun demikian, dari hasil usahanya tersebut, kini ia mampu membeli kamera sendiri dari hasil menjadi seorang Youtuber. Selain Muhsin, bintang medsos yang kedua yaitu Enggar Nur Aini, mahasiswa D3 keperawatan yang sejak semester 2 mampu membiayai kuliah dari hasil usahanya menjadi Owner Endshop Surabaya. Ada lagi, bintang medsos yang terakhir adalah mahasiswa S1 PGPAUD, Hanna Pertiwi. Mulai merintis usaha sebagai Owner Hallohana Online Shop dan kini mampu mencukupi uang jajannya meskipun belum mencapai 1 tahun dalam berwirausaha.

Selain menghadirkan ketiga “Bintang Medsos”, acara tersebut juga menghadirkan Pakar Budaya dan Media, Bapak Radius Setiyawan. Beliau merupakan Kepala LIPMB UMSurabaya. Berdasarkan pemaparan yang disampaikan dalam acara tersebut bahwa mahasiswa seperti merekalah yang mampu menyesuaikan diri di era digitalisasi, mampu memanfaatkan media sosial sebagai sumber penghasilan yang bahkan mengungguli profesi konvensional. “Mahasiswa seperti inilah yang seharusnya diapresiasi kampus”, jelasnya.

Disisi lain, Kepala BAKA UMSurabaya, Bapak Junaidi Fery Effendi memaparkan bahwa acara tersebut dapat dijadikan sebagai stimulus bagi mahasiswa lain untuk memulai berwirausaha. Lebih lanjut beliau menjelaskan beberapa rencana program BAKA yang menaungi mahasiswa dalam berwirausaha. Dengan mengumpulkan mahasiswa yang mempunyai semangat berwirausaha – tidak hanya di online shop, program tersebut berencana melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang dapat membuat prodak sendiri yang kemudian akan dipasarkan melalui media sosial. Harapan dari adanya program ini dapat melahirkan pengusaha-pengusaha muda UMSurabaya dan diharapkan ketika lulus dapat memanfaatkan dunia wirausaha menjadi pekerjaan sampingan – disamping pekerjaan konvensional.

Besar harapan ketiga “Bintang Medsos” kepada kampus UMSurabaya yang sempat diungkapkan sebagai closing statement diantaranya adalah: sebuah pengakuan adanya wirausahawan muda di UMSurabaya, membimbing wirausahawan muda UMSurabaya, dan adanya permodalan bagi mahasiswa UMSurabaya yang sedang memulai usaha dengan sistem bagi hasil.

Dengan adanya closing statement dari para pemateri tersebut, menandakan pula berakhirnya acara Talkshow “Bintang Medsos” tersebut. Meskipun demikian, acara yang dihadiri mahasiswa dari pelbagai jurusan dan fakultas di UMSurabaya tersebut tidak serta merta membiarkan mahasiswa pulang dengan tangan kosong. Di akhir acara, pihak penyelenggara memberikan hadiah bagi para penanya, juga memberikan hadiah kepada mahasiswa yang mampu menjawab pertanyaan dari para pemateri. Walhasil, acara yang dirangkai menarik tersebut berlangsung dengan meriah. (Im)

 

 

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked *.

%d bloggers like this: